Mencoba Membobol Mesin ATM di Minimarket, Seorang Pria Diamankan

Avatar of Meilani
Mencoba Membobol Mesin ATM di Minimarket, Seorang Pria Diamankan
Ilustrasi pembobolan ATM.PMJNews

PANGANDARAN TODAY – Sebuah kejadian mencengangkan terjadi di minimarket kawasan Tapos, Kota Depok, di mana seorang pria berinisial DS (49) mencoba membobol mesin ATM. Aksinya terhenti setelah teknisi berhasil mengungkap rencananya.

Kronologi Kejadian
Pada Rabu (13/12/2023) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, DS melakukan percobaan pencurian yang mengejutkan. Iptu Made Budi, Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok, memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut.

Menurut Made, aksi DS dimulai dengan membobol tembok minimarket dari sisi kiri, tempat di dalamnya terdapat mesin ATM. DS menggunakan dongkrak dan kayu sebagai alat untuk melaksanakan aksinya.

Setelah berhasil merusak tembok belakang mesin ATM Bank BCA, DS berusaha membuka tripleks yang melindungi bagian belakang mesin. Namun, rencananya terbongkar ketika alarm ATM di kantor pusat, yang terletak di Ciracas, berbunyi.

Baca juga:  Mengungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Jakarta Barat: Pria Bersembunyi di Gorong-gorong

Made menjelaskan, “Petugas perbaikan dan pengawas mesin, TY dan P, segera merespons ke TKP. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan DS dengan membawa alat dongkrak, tabung gas elpiji 3 kg, tabung oksigen, alat las, kayu, kunci pipa, dan tang.”

Dengan sigap, TY dan P berhasil mengamankan DS. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya yang mencoba membobol tembok Alfamidi dan berencana menjebol mesin ATM.

Pelaku kemudian diserahkan ke Polres Metro Depok dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP jo Pasal 53 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kejadian ini menjadi bukti betapa pentingnya respons cepat dalam mengatasi tindakan kriminal. Dengan adanya keterlibatan teknisi dan petugas keamanan, upaya pencurian dapat digagalkan, menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.***(PMJNews)

Baca juga:  Dompet Dhuafa Jabar Gelar Gebyar Muharram 1444 H Sasar Ratusan Warga Pangandaran