PANGANDARAN TODAY – Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran memasuki babak baru dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangandaran, Rabu, 4 Februari 2026, semangat transparansi dan pembenahan internal menjadi sorotan utama.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, yang hadir langsung dalam agenda tersebut menegaskan bahwa KUD Minasari bukan sekadar organisasi profesi, melainkan pilar strategis bagi kesejahteraan nelayan lokal.
”Momentum RAT ini harus menjadi wadah evaluasi kinerja yang jujur sekaligus penguatan peran koperasi dalam mendukung perekonomian daerah,” ujar Citra di hadapan para anggota dan pengurus.
Bupati Citra menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangandaran berkomitmen mendukung sinergi ini. “Pemerintah hadir untuk memastikan tata kelola yang tertib dan akuntabel, bukan untuk mengintervensi kedaulatan koperasi,” tambahnya.
Ketua KUD Minasari, Jeje Wiradinata, secara terbuka memaparkan perjalanan fluktuatif koperasi yang dipimpinnya. Ia mengingatkan kembali masa keemasan KUD Minasari pada periode 2008–2011, di mana perbaikan sistem mampu mendongkrak transaksi hingga menyentuh angka Rp24 miliar pada 2014.
Namun, Jeje tak menampik adanya penurunan kinerja dalam beberapa tahun terakhir akibat pengawasan yang kurang optimal. Memasuki Tahun Buku 2025, ia berkomitmen melakukan “bersih-bersih” dan perbaikan sistem secara menyeluruh.
”RAT bukan sekadar laporan angka, tetapi ruang refleksi. KUD Minasari adalah milik anggota dan harus dikelola secara transparan agar tetap berpihak kepada nelayan,” tegas Jeje.
Acara yang berlokasi di Jalan Kidang Pananjung ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dan delegasi nelayan dari berbagai Komisariat Daerah (Komda).***






