PANGANDARAN TODAY – Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali melakukan langkah strategis dalam penyegaran birokrasi daerah. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural Eselon III di lingkungan Pemkab Pangandaran.
Prosesi pelantikan yang berlangsung dengan suasana khidmat ini digelar di ruang terbuka, tepatnya di halaman Pendopo Bupati, Kecamatan Parigi, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi acara, puluhan pejabat yang dilantik tampak berbaris rapi. Di bawah matahari sore Parigi, prosesi diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Bupati Citra dan didampingi oleh rohaniwan.
Suasana hening dan sakral terasa saat para pejabat tersebut mengucapkan janji setia dan tanggung jawab mereka terhadap negara dan masyarakat. Usai pengambilan sumpah, satu per satu perwakilan pejabat maju ke meja seremonial untuk melakukan penandatanganan berita acara pelantikan di hadapan Bupati dan para saksi.
Dalam amanatnya usai prosesi pelantikan, Bupati Citra Pitriyami menyampaikan pesan yang sangat kuat terkait tantangan birokrasi saat ini. Ia menekankan bahwa rotasi dan promosi ini adalah bagian dari upaya dinamisasi organisasi untuk kinerja yang lebih baik.
Bupati Citra secara khusus menyoroti pentingnya integritas dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi keuangan daerah.
”Saya berdoa semoga teman-teman yang dilantik dapat bekerja semakin baik, menjunjung tinggi kejujuran, serta mampu menghadirkan inovasi di tengah keterbatasan fiskal,” tegas Bupati Citra di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah previlege, melainkan sebuah beban tanggung jawab untuk melayani masyarakat. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk pelayanan publik yang lebih efektif dan berdampak,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemkab Pangandaran untuk mengakselerasi program-program pembangunan dengan jajaran birokrat yang lebih segar, adaptif, dan solutif meski dihadapkan pada tantangan anggaran.***






