Bupati Jeje Minta DKPKP Tuntaskan Masalah Penangkapan Baby Lobster di Pangandaran

Avatar of Meilani
Bupati Jeje Minta DKPKP Tuntaskan Masalah Penangkapan Baby Lobster di Pangandaran
Kepala DKPKP Kab Pangandaran Sarlan, Sip

PANGANDARANTODAY – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menunjuk Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Pangandaran, Sarlan untuk menyelesaikan banyak persoalan dunia perikanan, salah satunya penangkap benih bening lobser (BBL).

“Pak Sarlan itu kenapa dijadikan Kepala Dinas Perikanan dari Sekdis Bapenda, karena suruh beresin semuanya,” kata Jeje, Jumat 29 September 2023.

Jeje menegaskan, Sarlan merupakan anak nelayan dan orang Pangandaran asli yang berkecimpung langsung dengan para nelayan.

“Kadis ini dia orang Pangandaran ngerti persoalan ikan dan laut, maka saya minta beresin semua hal-hal yang ada salah satunya penyelesaian penangkap BBL dan bakul ikan yang menjual ikan tidak melalui TPI. Saya berharap Sarlan dapat menyelesaikan persoalan yang ada di dunia perikanan Pangandaran. Karena kami butuh penggerak, meskipun belum sebulan menjabat. Saya minta dia gerak cepat,” tegasnya.

Baca juga:  Klarifikasi SMB Terkait Satpam Larang Kurir Bawa Bendera di Kendaraan

Kepala DKPKP Pangandaran, Sarlan mengatakan saat ini sudah berkoordinasi dengan seluruh Rukun Nelayan (RN) di Pangandaran.

“Ya minggu kemarin saya safari ke 3 TPI dan 15 RN di wilayah Pangandaran untuk berkoordinasi dan satukan suara, terutama persoalan mendasar terkait perikanan. Salah satunya menindak bakul ikan yang tidak menjual ikan melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI),” kata Sarlan.

Selain itu, Sarlan mengaku sudah berkomitmen akan melakukan penindakan tegas terhadap penyelesaian penangkapan baby lobster (BBL) yang marak terjadi.
“Kalau soal BBL InsyaAllah sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, kemarin ketemu bu Susi untuk diskusi. Kami akan segera menyusun dan melakukan penindakan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Baca juga:  Meningkatkan Sinergitas Menjelang Pemilu 2024: Kunjungan Polisi Militer ke Pos TNI Angkatan Laut Pangandaran

Habitat baby lobster di lautan, kata Sarlan, harus diselamatkan dari sekarang. Jika tidak diselamatkan dari sekarang, keberadaan lobster bisa langka.***