PANGANDARAN TODAY – Pejabat Pemerintah Kabupaten Pangandaran kompak mengenakan kostum ala koboi di acara pisah sambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kusdiana yang telah memasuki purna tugas yang digelar pada Selasa, 5 Mei 2026 malam di sebuah rumah makan Joglo di Cikembulan.
Pisah sambut Sekretaris Daerah (sekda) yang di gelar di RM Joglo Markopi Cikembulan itu dihadiri oleh Bupati Citra Pitriyami, Wakil Bupati Ino Darsono, Bupati pertama Jeje Wiradinata beserta istri Ida Nurlaela, unsur Forkopimda, DPRD, Ketua MUI, BUMD.
Kedatangan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab Pangandaran Soleh mencuri perhatian tamu undangan yang hadir. Pasalnya, selain mengenakan kostum ala koboi, Kadisdik dan jajarannya tiba dilokasi acara dengan menunggangi kuda.
Suasana pun berubah menjadi haru di momen perpisahan Sekda Kabupaten Pangandaran, ketika Kusdiana yang didampingi istrinya menyampaikan sambutan.
Dalam sambutannya, Kusdiana menyampaikan rasa syukur karena telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Sekda Kabupaten Pangandaran setelah tujuh tahun mengabdi.
“Perjalanan itu terasa begitu cepat sekaligus penuh dinamika. Di Pangandaran saya sudah tujuh tahun, tidak terasa. Banyak hal yang menjadi pelajaran berharga bagi saya secara pribadi,” ujar Kusdiana.
Ia pun menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Pangandaran pertama Jeje Wiradinata yang sudah mempercayainya menjabat sebagai Sekda. Berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kondisi daerah yang semula stabil hingga hantaman besar saat pandemi COVID-19 melanda.
“Tahun 2020 menjadi ujian luar biasa. Namun berkat kepemimpinan dan solusi yang diambil, kita bisa melewati masa sulit itu,” katanya.
Tak hanya pandemi, kata Kusdiana, berbagai persoalan lain seperti bencana dan dinamika pemerintahan juga turut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuknya selama menjabat.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat atas kepercayaan yang sudah diberikan.
Kusdiana menilai kepemimpinan Citra Pitriyami dalam satu tahun lebih masa jabatan sudah membawa sejumlah perubahan positif, khususnya dalam pengelolaan fiskal daerah.
“Mulai terlihat pendapatan meningkat dan penyelesaian fiskal yang semakin baik,” ujarnya.
Di akhir masa tugasnya, ia berpesan kepada seluruh SKPD untuk tetap menjaga semangat kerja serta solid dalam satu komando mengikuti arahan pimpinan.
“Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat hal yang belum memenuhi harapan,” ucapnya.***






