PANGANDARAN – Sebagai upaya menekan angka kasus kanker payudara melalui deteksi dini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Gebyar SADANIS” (Pemeriksaan Payudara Klinis). Acara yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) ini menyasar kelompok perempuan di wilayah Pangandaran dan sekitarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dr. Juliawan Perminanto, Sp.B, dokter spesialis bedah RSUD Pandega, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, dr. Juliawan menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri secara klinis masih perlu ditingkatkan guna menghindari penanganan medis yang terlambat.
Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi pada perempuan di Indonesia. Melalui program SADANIS, RSUD Pandega berupaya mengedukasi masyarakat bahwa pemeriksaan oleh tenaga medis profesional mampu mendeteksi kelainan pada jaringan payudara jauh sebelum gejala fisik yang berat muncul.
”Mari kita lebih peduli terhadap kesehatan diri sejak dini. Deteksi dini bukan hanya soal pengobatan, tapi soal memberikan harapan hidup yang lebih baik bagi para perempuan,” ujar perwakilan RSUD Pandega dalam keterangan tertulisnya.
Selain edukasi klinis, RSUD Pandega Pangandaran juga menginformasikan ketersediaan layanan penunjang kesehatan lainnya. Pihak rumah sakit menyediakan berbagai kanal komunikasi dan layanan 24 jam untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang cepat dan tepat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan bedah, laboratorium, maupun radiologi, RSUD Pandega telah membuka akses melalui:
– Emergency Call (IGD): (0265) 7503045 (24 Jam)
- Information Center: (0265) 7503044
– WhatsApp Humas: 0821-2005-6071
Dengan semangat “Kesehatan Anda Kepuasan Kami”, kegiatan Gebyar SADANIS ini diharapkan menjadi momentum bagi warga Pangandaran untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat.(AGS)






