DPRD Pangandaran Luncurkan Inovasi GETAR MELESAT, Digitalisasi Penyampaian Aspirasi Masyarakat

DPRD Pangandaran Luncurkan Inovasi GETAR MELESAT, Digitalisasi Penyampaian Aspirasi Masyarakat

PANGANDARAN TODAY – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran meluncurkan inovasi baru dalam menjaring aspirasi masyarakat melalui program Gerak Cepat Tangkap Aspirasi untuk Membangun Pangandaran Lebih Pesat atau disingkat Getar Melesat.

Program ini diintegrasikan dalam sistem Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) DPRD, yang kini dilengkapi dengan fitur formulir aspirasi masyarakat berbasis teknologi digital. Launching Getar Melesat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pangandaran, Selasa (26/8/2025), bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi JDIH.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Pangandaran, Dede Sutiswa Nataatmaja, dan dihadiri sejumlah narasumber, di antaranya Diden Priya Utama, S.Kom dari BPHN Kemenkumham RI, Beny Ruhiman, S.Kom, M.Kom dari Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jawa Barat, serta Ganjar Nugraha, SE dari Sekretariat DPRD Pangandaran.

Baca juga:  Ketua DPRD: Peran Penting Reses dalam Menyerap Aspirasi Masyarakat di Kabupaten Pangandaran

Sekretaris DPRD Pangandaran, Drs. Heri Gustari, M.Si, selaku ketua penyelenggara mengatakan, bahwa hadirnya Getar Melesat menjadi jawaban atas kebutuhan mekanisme penghimpunan aspirasi masyarakat yang modern, efektif, dan lebih mudah diakses. Melalui QR Code yang terhubung langsung dengan website JDIH DPRD, masyarakat dapat menyampaikan usulan atau pendapat tanpa harus bertatap muka dengan anggota dewan.

“Di era digitalisasi ini, DPRD Pangandaran berkomitmen membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya. Aspirasi bisa disampaikan kapan saja dan di mana saja, dan itu akan menjadi dasar pengambilan kebijakan oleh wakil rakyat,” ujarnya.

Program ini juga melahirkan Standar Operasional Prosedur (SOP) manajemen penerimaan aspirasi masyarakat secara digital. Dengan begitu, setiap saran yang masuk dapat terkelola dengan baik, terdokumentasi, serta dipertimbangkan dalam proses legislasi maupun pengawasan.

Baca juga:  Ketua DPRD Asep Noordin: Ruang Publik di Pangandaran Tidak Ramah Disabilitas

Wakil Ketua DPRD Pangandaran, Dede Sutiswa Nataatmaja, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung inovasi ini. Menurutnya, Getar Melesat bukanlah pengganti kegiatan reses, melainkan pelengkap agar penghimpunan aspirasi menjadi lebih optimal.

“Dengan adanya kanal digital ini, DPRD diharapkan semakin responsif, akuntabel, dan kredibel sebagai lembaga representasi rakyat. Masyarakat tidak hanya sekadar menjadi penonton, tetapi turut menentukan arah pembangunan daerah,” kata Dede.

Selain pimpinan DPRD, kegiatan ini juga dihadiri jajaran SKPD, camat se-Kabupaten Pangandaran, Ketua APDESI dan PABPDSI, forum kecamatan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pangandaran.

Heri Gustari menambahkan, sejak dibentuk pada 2020, JDIH DPRD Pangandaran sudah beberapa kali meraih penghargaan tingkat nasional maupun provinsi.

Baca juga:  Ketua DPRD Pangandaran Paparkan Gagasannya untuk Atasi Kekeringan

“Inovasi Getar Melesat ini adalah bukti keseriusan kami meningkatkan layanan publik, baik dalam penyediaan dokumen hukum maupun dalam penyerapan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan,” ucapnya.

Dengan langkah ini, DPRD Pangandaran berharap peran masyarakat dalam pembangunan daerah semakin kuat, serta terwujud tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan partisipatif.***

Pos terkait