PANGANDARAN – Penasehat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengingatkan seluruh kader Ansor agar tetap menjaga nilai keimanan dan semangat nasionalisme sebagai fondasi utama dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut disampaikan Jeje saat menghadiri pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pangandaran masa khidmat 2025–2029 yang berlangsung di Pangandaran, Minggu (12/7) malam. Kegiatan itu dihadiri ratusan kader Ansor, Banser, serta jajaran Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam sambutannya, mantan Bupati Pangandaran itu juga menyampaikan ucapan selamat dari Anggota DPR RI Ida Nurlaela Wiradinata kepada jajaran pengurus baru. Ida berharap seluruh pengurus diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah organisasi.
Pada kesempatan tersebut, Jeje mengajak seluruh peserta mengenang nilai-nilai kebangsaan dengan melantunkan sebagian lirik lagu Hubbul Wathan Minal Iman karya KH Abdul Wahab Hasbullah. Menurutnya, lagu tersebut mengandung pesan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari keimanan yang harus terus dijaga oleh warga Nahdlatul Ulama.
“Kita semua, baik pengurus PCNU, Banser, maupun seluruh hadirin, adalah pewaris nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus pewaris nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Itu adalah hal yang paling fundamental,” ujar Jeje.
Ia menilai nilai keimanan dan kecintaan terhadap tanah air merupakan dua fondasi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, kedua nilai tersebut juga menjadi bekal penting bagi kader Ansor dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Jeje juga menyinggung maraknya praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan dengan melemahnya integritas yang bersumber dari pudarnya nilai keimanan dan kecintaan terhadap bangsa.
“Korupsi yang mewabah seperti sekarang ini terjadi karena kekurangan dua nilai itu, yaitu cinta tanah air dan keimanan. Bagi kader NU, kedua hal ini harus berada dalam satu helaan napas,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Jeje memohon doa restu kepada masyarakat agar dirinya beserta keluarga senantiasa diberi kekuatan, keteguhan iman, dan keberkahan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.***






