Ketua DPRD Asep Noordin: Ruang Publik di Pangandaran Tidak Ramah Disabilitas

Avatar of Meilani
Ketua DPRD Asep Noordin: Ruang Publik di Pangandaran Tidak Ramah Disabilitas
Ketua DPRD pangandaran Asep Noordin HMM./Istimewa

PANGANDARANTODAY- Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin meminta Pemkab Pangandaran melengkapi fasilitas umum untuk akses bagi penyandang disabilitas.

Permintaan kelengkapan akses disabilitas tersebut untuk memenuhi hak penyandang disabilitas agar memiliki hak yang sama.

“Ruang publik dan objek wisata yang ada harusnya ramah disabilitas,” kata Asep, Selasa (12/4/2022).

Asep menambahkan, salah satu trotoar di objek wisata pantai Pangandaran menurutnya belum ramah disabilitas lantaran di trotoar belum ada akses khusus untuk penyandang disabilitas.

Pedestrian di jalur pantai barat Pangandaran menurut Asep memang pendek, namun perlu ada penambahan sarana untuk pengunjung penyandang disabilitas.

Dijelaskan Asep, ruang-ruang publik, tempat wisata khususnya agar ada akses untuk kursi roda. Jika ada akses kursi roda akan mempermudah masuk penyandang disabilitas untuk menikmati wisata Pangandaran.

Baca juga:  DPRD Pangandaran Terus Optimalisasi Fungsi JDIH

“Untuk mewujudkan ramah disabilitas di ruang publik perlu ada kepedulian lintas OPD karena ada beberapa tupoksi yang pengerjaannya melibatkan berbagai OPD,” tegas Asep.

OPD yang bakal terlibat dalam mewujudkan ramah disabilitas adalah Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman dan Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan.

Salah satu penyandang disabilitas Wahyu mengatakan, fasilitas dan sarana untuk penyandang disabilitas sangat diperlukan.

“Memang hingga saat ini dibeberapa ruang publik dan area objek wisata di Pangandaran belum dilengkapi sarana disabilitas,” kata Wahyu.

Wahyu berharap kedepan ada sinergitas dari Pemerintah dengan berbagai pihak memberikan perhatian untuk penyandang disabilitas dalam melaksanakan pembangunan.

“Paling standar harus ada akses untuk pengguna kursi roda ditempat umum karena disabilitas juga memiliki hak yang sama,” tambah Wahyu.

Baca juga:  Bahas Perkembangan Program KLA, Pemkab Pangandaran Gelar Rapat

Wahyu menerangkan, sarana hotel dan restoran juga dinilai perlu akses disabilitas agar penyandang disabilitas dimudahkan selama beraktivitas.

“Saat ini penyandang disabilitas khususnya pengguna kursi roda kerap mengalami kendala jika ingin jalan-jalan dan menikmati pemandangan,” jelasnya.

Salah satu tempat yang kerap menjadi tujuan warga antara lain Pangandaran Sunset, harapan Wahyu ditempat tersebut ada akses untuk pengguna kursi roda.***