PANGANDARAN TODAY – Tekanan pekerjaan yang berlangsung terus-menerus dapat menjadi pemicu utama stres, dan jika tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa serius bagi kesehatan fisik maupun mental.
RSUD Pandega Pangandaran melalui akun Instagram resminya baru-baru ini mengangkat pentingnya mengenali stres akibat kerja, atau yang kerap disebut burnout.
Burnout bukan sekadar rasa lelah biasa. Ini adalah kondisi kelelahan fisik, emosional dan mental yang muncul akibat stres kerja berkepanjangan. Penderitanya kerap merasa kewalahan, kehilangan motivasi, hingga merasa tidak mampu menjalankan tugas.
Gejala Stres Kerja yang Perlu Diwaspadai
Menurut RSUD Pandega, terdapat beberapa tanda umum yang menunjukkan seseorang tengah mengalami stres akibat pekerjaan, antara lain:
1. Kelelahan fisik dan mental meski sudah cukup beristirahat
2. Perasaan negatif terhadap pekerjaan, termasuk rasa sinis atau kehilangan minat
3. Penurunan produktivitas dan konsentrasi
4. Gangguan tidur, seperti insomnia atau sering terbangun
5. Perubahan emosi, seperti mudah marah, cemas, atau putus asa
6. Keluhan fisik, misalnya sakit kepala, nyeri otot, atau daya tahan tubuh menurun
7. Menarik diri dari lingkungan sosial, baik di kantor maupun di luar
Faktor Pemicu Stres Kerja
Beberapa penyebab umum stres kerja di antaranya adalah:
1. Beban kerja yang berlebihan dan tenggat waktu ketat
2. Minimnya kendali terhadap tugas atau keputusan
3. Lingkungan kerja yang tidak mendukung atau penuh konflik
4. Kurangnya penghargaan dan pengakuan
5. Ketidakjelasan peran dan tanggung jawab
6. Tidak seimbangnya kehidupan kerja dan pribadi
Langkah Mengatasi Stres Kerja
Untuk mencegah stres kerja berkembang menjadi gangguan serius, RSUD Pandega memberikan beberapa saran praktis:
1.Kenali batas kemampuan diri dan belajar mengatakan tidak
2. Tidur cukup dan berkualitas, idealnya 7–9 jam per malam
3. Jaga gaya hidup sehat, termasuk makan bergizi dan olahraga rutin
4. Luangkan waktu untuk hobi atau aktivitas relaksasi
5. Batasi pekerjaan di luar jam kantor, termasuk memeriksa email
6. Bangun komunikasi terbuka dengan atasan atau rekan kerja
7. Perkuat dukungan sosial dengan keluarga dan teman
8. Cari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater jika diperlukan
RSUD Pandega Pangandaran juga menyediakan layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat yang memerlukan dukungan lebih lanjut.
Jangan Abaikan Tanda-Tanda Awal
Stres kerja yang dibiarkan dapat berkembang menjadi depresi, gangguan kecemasan atau bahkan masalah kesehatan kronis. Mengenali dan menanggapi gejala sejak dini adalah langkah penting untuk menjaga kualitas hidup.
RSUD Pandega mengingatkan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. “Jangan anggap remeh sinyal tubuh dan pikiran Anda. Saatnya lebih peduli pada diri sendiri,” demikian imbauan dari pihak rumah sakit.***