PANGANDARAN TODAY – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Batukaras Karas Kabupaten Pangandaran, Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan Element Bangsa Sinergi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diikuti sebanyak 200 orang.
Selian itu, tampak hadir Danramil 2502 Cijulang diwakili Babinsa Batukaras Serka Agus, Danpos Gakumwal Pangandaran Lettu Cpm Sumarsono, Kapolsek Cijulang diwakili Kanit Reskrim Bripka Zera, Kasatpolairud Polres Pangandaran diwakili Kasubnit Patwalair Aiptu Dio, Kepala Dinas KPKP Kab. Pangandaran Usep Efendi, Kepala Dinas LHK Kab. Pangandaran Irwansyah, Pandu Laut, Balawista, Ranting A Cabang 9 Daerah Kodaeral III Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Politeknik Kelautan dan Perikanan, Jaga Lembur, Ketua RN Batu Karas Ujang Marwan, para Pelaku Usaha Pantai Batu Karas serta masyarakat nelayan di Batu Karas.
Komandan Pos TNI Angkatan Laut Pangandaran Letda Laut (S) Dadang Darjat mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini berdasarkan arahan dari Presiden Republik Indonesia Pada rapat Koordinasi tanggal 02 Februari 2026 di Sentul Bogor tentang kebersihan pantai menuju gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik dan Indah) serta perintah langsung dari Komandan Lanal Bandung.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab Pangandaran Irwansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Lanal Bandung bersama jajarannya yang sudah melaksanakan program bersih-bersih yang dilaksanakan di pantai sanghiang kalang Batukaras ini.
“Saat Rakornas Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto memerintahkan untuk melaksanakan bersih-bersih sebagai bentuk menjaga kebersihan dan keindahan serta keasrian pantai yang ada di Indonesia, termasuk pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran,” ucap Irwansyah, Selasa, 10 Februari 2026.
Kata Irwansyah, gerakan bersih bersih Pantai ini menitik beratkan Kolaborasi antara TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan tempat wisata terutama yang berada di Pangandaran menjadi objek wisata berkelas dunia.
“Mari kita dukung program pemerintah terkait menjaga kebersihan pantai dan laut sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir pada khususnya,” ujarnya.
Karena kata Irwansyah, apabila pantai bersih dan terjaga, banyak wisatawan yang akan berdatangan dan hasil laut nelayan akan jauh lebih baik.
Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pangandaran Usep Efendi, dirinya sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya bersih-bersih yang di Pantai Batukaras yang diinisiasi oleh Lanal Bandung yang diwakili Pos TNI AL Pangandaran.
“Sesuai semboyan kita sebagai orang Indonesia, bahwa nenek moyang kita adalah seorang pelaut. Dengan demikian kita sebagai generasi penerusnya harus mampu menjaga Laut serta ekosistemnya,” kata Usep.
Dirinya berharap, mudah-mudahan tidak ada pencemaran laut baik di pesisir ataupun di lautnya, sehingga ekosistem laut bisa berjalan dan berlangsung dengan baik sehingga kita dapat memanfaatkan hasil laut tersebut sebagai sumber kehidupan kita sebagai masyarakat pesisir.
“Mari kita jaga pantai kita, laut kita dan ekosistemnya sebagai sumber kehidupan kita. Apalah artinya pemerintah tanpa bantuan dan kerjasama serta peran dari semua elemen dan masyarakat untuk bersama sama menjaga pantai dan laut Pangandaran kita tercinta,” ucapnya.
Sementara, Komandan Lanal Bandung (Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan melalui Danposal Pangandaran Letda Laut (S) Dadang Darjat mengatakan, ini merupakan kegiatan bersih-bersih di pantai Batukaras sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
Karena kata Dadang, sebagai bangsa maritim, laut dan pantai bukan hanya sekedar bentang alam, tetapi merupakan sumber kehidupan serta masa depan generasi penerus bangsa.
“Oleh karena itu menjaga kebersihan dan kelestariannya adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.
Kata Dadang, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pangkalan TNI AL Bandung dengan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik dan Indah.
“Melalui kebersamaan dan gotong royong, kita menunjukan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri melainkan harus dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Dadang.
“Saya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pihak yang hadir pada hari ini semangat kebersamaan ini diharapkan tidak berhenti sampai disini, tetapi terus menjadi budaya dalam menjaga kebersihan pantai maupun lingkungan tempat tinggal kita masing masing,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini dirinya mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan Laut dari sampah, khususnya sampah plastik, yang dapat merusak ekosistem dan mengancam kehidupan biota laut.
“Langkah kecil yang kita lakukan hari ini adalah investasi besar bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” pungkasnya.*** (Agus)






