Ino Darsono Hengkang ke PSI, Ketua DPC PDIP Pangandaran Jeje Wiradinata: Tanya ke Rakyat

Ino Darsono Hengkang ke PSI, Ketua DPC PDIP Pangandaran Jeje Wiradinata: Tanya ke Rakyat
Oplus_16908288

PANGANDARAN TODAY – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, menanggapi santai ihwal langkah politik Wakil Bupati Ino Darsono yang kini berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepindahan Ino tersebut santer dikabarkan terjadi usai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Solo beberapa waktu lalu.

​Fakta ini cukup menarik perhatian publik, mengingat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya, pasangan Citra Pitriyami dan Ino Darsono (Haji Ino) maju dengan status sebagai calon yang diusung penuh oleh PDI Perjuangan.

​Menyikapi manuver politik tersebut, Jeje merespons dengan tawa dan memilih untuk tidak terlalu jauh mencampuri urusan partai lain. Ia menegaskan posisinya yang saat ini hanya fokus pada urusan internal partainya sendiri.

Baca juga:  Pembentangan Bendera di Pantai Barat, Ketua DPRD:Ini Yang Pertama Kali

​”Jadi begini, saya ini Ketua DPC PDI (Perjuangan). Ya saya ngurusin PDI, ngapain ngurusin partai orang lain,” ujar Jeje saat memberikan keterangan.

​Lebih lanjut, Jeje enggan memberikan penilaian pribadi terkait langkah Ino. Menurutnya, komentar yang keluar dari dirinya berpotensi tidak objektif dan dinilai kurang natural mengingat posisinya di PDI Perjuangan. Ia justru menyerahkan sepenuhnya penilaian atas dinamika politik tersebut kepada masyarakat.

​”Kan kalau saya berkomentar, komennya bisa subjektif, tidak natural. Tadi yang paling tepat ke mana? Nanya ke rakyat. Gimana kata rakyat, kan begitu,” tutur Jeje menambahkan.

​Sebagai penutup, Jeje mengingatkan bahwa proses kontestasi politik telah berlalu. Saat ini, Ino Darsono sudah sah menduduki kursi pemerintahan dan harus berfokus pada jabatannya.

Baca juga:  Optimalisasi Pelayanan Kesehatan di RSUD Pandega Pangandaran: Mapay Pandega 2024

​”Kan sekarang mah sudah jadi Wakil Bupati, bukan lagi pencalonan. Oke? Siap,” pungkasnya.***