RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Asam Lambung Saat Puasa, Hindari “Balas Dendam” Saat Berbuka

RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Asam Lambung Saat Puasa, Hindari “Balas Dendam” Saat Berbuka
RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Asam Lambung Saat Puasa, Hindari “Balas Dendam” Saat Berbuka.

PANGANDARAN – Bagi sebagian orang, menjalankan ibadah puasa bukan sekadar ujian menahan lapar dan dahaga, melainkan juga perjuangan melawan gejolak asam lambung.

RSUD Pandega Pangandaran baru-baru ini mengingatkan masyarakat bahwa meskipun perut kosong, lambung tetap memproduksi asam secara rutin. Tanpa manajemen pola makan yang presisi, mekanisme alami tubuh ini justru bisa memicu masalah kesehatan yang mengganggu kekhusyukan ibadah.

​Dalam edukasi publiknya, pihak rumah sakit menyoroti fenomena “balas dendam” saat berbuka puasa sebagai pemicu utama. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar sekaligus saat azan magrib berkumandang memaksa lambung bekerja mendadak dengan beban berat. Kondisi ini sering kali diperparah oleh dominasi menu gorengan, makanan bersantan kental, serta rasa pedas berlebih yang menjadi musuh utama dinding lambung.

Baca juga:  RSUD Pandega Pangandaran Raih Indeks Kepuasan Masyarakat 83,05, Masuk Kategori Baik

Ancaman di Waktu Sahur

Risiko tidak berhenti di meja buka puasa. Saat sahur, konsumsi kopi yang berlebihan juga menjadi catatan merah. Kafein diketahui dapat merangsang produksi asam lambung lebih tinggi dan memiliki efek diuretik yang berisiko memicu dehidrasi selama berpuasa.

​Namun, kebiasaan yang paling fatal justru terjadi setelah piring disisihkan: langsung tidur setelah sahur. Secara medis, posisi berbaring sesaat setelah makan menghilangkan bantuan gravitasi dalam menjaga asam tetap di dasar lambung. Akibatnya, cairan asam mudah naik ke kerongkongan, memicu sensasi terbakar di dada atau heartburn.

Layanan Siaga bagi Warga

Guna menjamin kelancaran ibadah warga, RSUD Pandega Pangandaran tetap menyiagakan layanan medis secara penuh. Bagi masyarakat yang mengalami gejala akut atau membutuhkan informasi medis, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandega dapat dihubungi melalui nomor (0265) 7503045.

Baca juga:  Mengatasi Gumoh pada Bayi: Panduan dan Penanganan yang Efektif Bersama Dr. Dyah Rahmawanti, Sp.A di RSUD Pandega Pangandaran

Selain itu, pusat informasi tersedia di nomor (0265) 7503044, sementara untuk koordinasi melalui pesan singkat, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Humas di nomor 0821-2005-6071.

”Mari jaga lambung kita tetap sehat agar ibadah puasa lebih optimal,” tulis manajemen RSUD dalam pesan penutupnya. Menjadi bijak dalam memilih menu dan mengatur ritme istirahat menjadi kunci agar Ramadan tahun ini dilalui dengan raga yang bugar dan hati yang bahagia.***