PANGANDARAN TODAY – Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengentasan rumah tidak layak huni. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, didampingi anggota DPRD, melakukan peninjauan langsung (“blusukan”) ke lokasi target penerima bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) di Kecamatan Cimerak, Jumat (9/1/2026)
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk mendengarkan langsung persoalan warga dan merumuskan solusi konkret saat itu juga di lapangan.
Temuan Fakta di Lapangan: Satu Atap untuk Tujuh Jiwa
Dalam peninjauan tersebut, suasana haru tak terelakkan ketika Bupati Citra menyambangi kediaman seorang nenek berusia 86 tahun. Kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan, dengan dinding anyaman bambu yang sudah lapuk dan atap yang bocor saat hujan.
Fakta yang lebih mengejutkan terungkap saat Bupati berdialog dengan penghuni rumah. Ternyata, rumah sempit tersebut dihuni oleh tujuh orang anggota keluarga, yang terdiri dari nenek, anak, menantu, hingga cucu.
Mendengar hal tersebut, Bupati Citra tampak memberikan penguatan emosional kepada sang nenek yang tak kuasa menahan tangis karena kondisi ekonominya. “Sing sabar, sing sehat, nu penting mah Enin sehat (Yang sabar, yang sehat, yang penting Nenek sehat),” ujar Bupati Citra sembari menenangkan warga tersebut.
Rumuskan Solusi Konkret: Koordinasi Cepat Tanpa Birokrasi Berbelit
Tidak ingin menunda, Bupati Citra bersama anggota DPRD yang hadir langsung mengambil langkah taktis. Hambatan administratif maupun teknis yang selama ini mungkin menjadi kendala, langsung dicarikan jalan keluarnya di tempat.
Bupati Citra dengan tegas menyatakan komitmennya untuk membangun kembali rumah tersebut agar layak huni. “Engke dibangun rumahna ku abdi (Nanti dibangun rumahnya sama saya),” tegas Bupati memberikan jaminan kepada warga.
Sebagai bentuk tindak lanjut nyata, Bupati langsung memberikan instruksi kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial. “Nanti koordinasi dengan Pak Kadis Sosial, persyaratan dan lain-lainnya diatur segalanya,” instruksi Bupati Citra di lokasi. Hal ini dilakukan agar bantuan dapat segera turun tanpa terhambat prosedur yang berlarut-larut.
Bantuan Berkelanjutan untuk Ekonomi Warga
Menariknya, solusi yang ditawarkan tidak hanya sekadar fisik bangunan. Bupati Citra juga memikirkan keberlanjutan ekonomi pangan keluarga tersebut. Ia berinisiatif untuk memberikan bantuan bibit ayam kampung petelur.
”Kuduna dikirimna hayam petelur, ameh endogan di dieu, ngampar (Harusnya dikirim ayam petelur, biar bertelur di sini, banyak),” ujar Citra. Langkah ini diharapkan dapat membantu kemandirian pangan keluarga penerima manfaat Rutilahu ke depannya.
Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif di lapangan ini menjadi bukti bahwa setiap kendala Rutilahu di Pangandaran akan terus dicari jalan keluarnya, demi memastikan masyarakat dapat tinggal di hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat.***






