Tak Perlu Lagi ke Luar Kota, Pasien Gagal Ginjal Rasakan Manfaat CAPD di RSUD Pandega

Tak Perlu Lagi ke Luar Kota, Pasien Gagal Ginjal Rasakan Manfaat CAPD di RSUD Pandega
Redi, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Langkaplancar, Kab Pangandaran.

PANGANDARAN – Kehadiran Klinik Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) di RSUD Pandega Pangandaran memberikan angin segar bagi para penyintas gagal ginjal di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya. Salah satu pasien, Redi Yadi Kusmayadi, membagikan pengalaman inspiratifnya dalam menjalani pengobatan yang dinilai lebih fleksibel dan meningkatkan kualitas hidup.

Perjalanan Menuju Kesembuhan

​Redi, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Langkaplancar, terdiagnosa gagal ginjal sejak awal tahun 2020. Pada mulanya, ia harus menjalani prosedur hemodialisa (HD) atau cuci darah rutin di luar kota, yakni di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Namun, rutinitas HD yang memakan waktu dan tenaga membuatnya mencari alternatif lain.

Baca juga:  Waspada DBD di Musim Hujan: Pencegahan dan Penanganan yang Efektif oleh dr. Ade Habibi di RSUD Pandega Pangandaran

​Setelah 1,5 tahun menjalani HD, Redi akhirnya memutuskan beralih ke metode CAPD pada akhir tahun 2021. Pilihan ini ia ambil demi efisiensi waktu dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Peningkatan Kualitas Hidup dengan CAPD

Sejak beralih ke CAPD, Redi mengaku merasakan perubahan yang signifikan. Berbeda dengan HD yang membuatnya sering merasa lelah, metode CAPD memungkinkannya beraktivitas lebih normal.

​”Alhamdulillah semenjak CAPD, kehidupan saya yang tadinya di HD memang kurang baik, tapi setelah CAPD saya merasa seperti orang normal dan bisa bekerja kembali,” ujar Redi dengan penuh syukur.

​Selain faktor kesehatan fisik, efisiensi waktu juga menjadi keunggulan. Kini, ia tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar kota. Dengan adanya fasilitas di RSUD Pandega, Redi cukup menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari kediamannya untuk melakukan kontrol rutin.

Baca juga:  Peringati HUT PPNI ke 50, RSUD Pandega Pangandaran Bagi-bagi Takjil dan Bunga

​Harapan dan Pesan Semangat

Redi mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh tim medis Klinik CAPD RSUD Pandega Pangandaran. Ia berharap fasilitas penunjang di rumah sakit ini terus ditingkatkan demi kenyamanan pasien.

Menutup testimoninya, Redi memberikan pesan semangat kepada sesama pejuang gagal ginjal, baik yang menjalani HD maupun CAPD.

​”Kita semangatin aja, jangan mengeluh. Anggap saja sakit kita ini jadi obat. Yang pasti kita harus berusaha dan tetap semangat untuk sembuh,” pesannya.

​RSUD Pandega Pangandaran terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik, salah satunya melalui Klinik CAPD, agar masyarakat Pangandaran tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah untuk mendapatkan perawatan medis yang berkualitas.***