Diklaim Banyak yang Pesan, Tanda Jadi Hyundai Ioniq 5 Hanya Rp10 Juta di IIMS Hybrid 2022

Avatar of Meilani
Diklaim Banyak yang Pesan, Tanda Jadi Hyundai Ioniq 5 Hanya Rp10 Juta di IIMS Hybrid 2022
Mobil listri Hyundai Ioniq 5 IIMS 20/OTO

PANGANDARANTODAY- PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi memperkenalkan mobil listrik teranyarnya, Ioniq 5 di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Kamis (31/3).

Mobil ini jadi model kedua yang diproduksi secara lokal oleh Hyundai setelah SUV Creta. Sebagaimana yang dilansir dari OTO yang ditulis oleh (Sta/Tom).

Hadirnya Ioniq 5 di Indonesia dijelaskan sebagai strategi dan komitmen terukur dari Hyundai yang sebelumnya ingin menjadikan Indonesia sebagai negara basis produksi.

Ini juga jadi sebuah langkah bersejarah bagi industri otomotif domestik karena Ioniq 5 adalah mobil listrik murni pertama yang diproduksi secara massal di Tanah Air.

“Dari penyelenggaran 2 hari IIMS 2022, antusias konsumen terhadap Hyundai Ioniq 5 sangat besar sekali dan saya yakin akan terus ramai. Melirik sedikit penjualan Kona dan Ioniq (listrik) sudah lebih dari 700 unit dalam waktu setahun, ini membuktikan penerimaan masyarakat terhadap produk EV sangat positif,” kata COO PT HMID, Makmur, pada konferensi pers Hyundai di JIExpo, Jumat (1/4).

Baca juga:  Mengintip Kehadiran Gemilang GWM di Smart Transportation and Energy 2023

Sayang debutnya di lantai IIMS 2022 belum disertai dengan banderol resmi. Makmur menjelaskan, membawa Hyundai Ioniq di IIMS adalah sebagai strategi untuk mengetahui bagaimana respons dari konsumen.

Namun dirinya memastikan jika tak lama lagi informasi terkait harga dari SUV listrik itu akan segera dirilis ke publik.

“Untuk harga belum kita share, di sini (IIMS 2022) memang kita sengaja untuk memperlihatkan ke masyarakat bahwa kita sudah launching. Untuk harganya tunggu sebentar lagi, unitnya juga akan kita suplai ke diler-diler mulai April” katanya

Yang pasti, lanjut Makmur, set harga dari Hyundai Ioniq 5 akan lebih mahal dari Kona dan Ioniq listrik. Meskipun Ioniq 5 berstatus rakitan lokal namun secara spesifikasi, rancang bangun, dan fitur yang ditanamkan jauh lebih advanced.

Cukup Setor Tanda Jadi Rp10 Juta

Meskipun harga dari Hyundai Ioniq 5 belum diumumkan, Hyundai sudah membuka keran inden dari mobil listrik tersebut. Bahkan Makmur mengklaim jika pesanannya di pameran IIMS Hybrid 2022 sudah cukup banyak, meskipun dia enggan merinci secara angka.

Baca juga:  Ini 5 Cara Mengatasi Oli Rembes Tanpa Bongkar Mesin Motor

“Booking sudah banyak, dari kemarin sudah banyak jumlahnya tapi saya belum dapat data pasti dari teman-teman diler. Mereka (diler) pada minta Rp10 jutaan, ya (untuk booking fee),” jelas Makmur.

Sebagai referensi untuk Anda, mengacu informasi NJKB Samsat DKI Jakarta, Ioniq 5 ditawarkan dalam dua varian yakni 2WD AT dan AWD. Model AWD memiliki NJKB Rp473 juta. Model 2WD lebih murah yakni Rp450 juta. Namun PT HMID memastikan untuk saat ini mereka hanya menjual model 2WD penggerak roda belakang saja.

Hadirkan 4 Varian di Indonesia

Khusus pasar Indonesia, Hyundai Ioniq 5 disajikan dalam 4 pilihan varian, yaitu Prime Standard Range, Prime Long Range, Signature Standard Range, dan Signature Long Range.

Berikut lengkapnya. Secara garis besar, DNA futuristik ke-4 variannya masih sama namun dibedakan dari segi kapasitas baterai, detail eksterior, dan fitur.

Oke kita akan bahas secara singkat spesifikasi yang ditawarkan masing-masing varian. Dimulai dari Prime Standard Range yang dibekali dengan baterai 58 kWH dengan tenaga maksimal 125 kW (167 daya kuda) dan torsi puncak 350 Nm. Dan untuk daya jelajahnya bisa dipakai hingga 384 km dalam keadaan baterai terisi penuh.

Baca juga:  Menhub Budi Karya Sebut Mobil Listrik Buatan Lokal Akan Digunakan di Bandara dan G20 Bali

Kedua adalah varian Prime Long Range yang dibenamkan baterai berdaya 72,6 kWh dan memiliki tenaga maksimal 160 kW (215 daya kuda) dan torsi puncak 350 Nm. Jangkauan jaraknya bisa dipacu hingga 481 km.

Ketiga yakni Hyundai Ioniq 5 varian Signature Standar Range yang disuntik dengan baterai 58 kWh yang mana tenaga maksimalnya adalah 125 kW (167 daya kuda) dan torsi di 350 Nm. Jangkauannya sama dengan varian Prime Standar namun ada beberapa perbedaan yang membuat varian ini lebih punya kelas.

Dan yang terakhir adalah varian Signature Long Range yang ditanamkan baterai yang identik dengan varian Prime Long Range. Output yang dihasilkan juga sama, tapi diferensiasinya di penggunaan velg yang lebih lebar 20 inci dan beberapa kelengkapan fiturnya.(Yosse)